Kamis, 18 Desember 2008

Tatapanmu fana tanpa hadirnya senyumku
dihari-harimu yang haus akan perasaanku
Kau tak berharap agar angin datangkan hujan
tapi hatimu berharap tuk kembali datangkan cinta
Walau anganmu hanya tuk melihatku
tertawa dan bersenang-senang
lebih dari itu kau ingin mengerti hatiku
Dalam setiap desah nafasmu
hanya kenangan yang selalu menyelimutimu
dengan kebimbangan tuk dapatkan aku sebagai hatimu
Dan engkau tak ingin buatku terkekang
tuk jauhkanmu dari hari-hariku

Tidak ada komentar: